Kamis, 16 Agustus 2007

Jenis Kredit di Bank

Beragamnya jenis usaha, menyebabkan beragam pula kebutuhan akan dana.Kebutuhan akan dana yang beragam menyebabkan jenis kredit juga menjadi beragam. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dana yang diinginkan nasabah. Dalam praktiknya, Bank umum memberikan beberapa jenis kredit kepada masyarakat, secara umum jenis-jenis kredit dapat dilihat dari beberapa segi antara lain: (Dilihat dari segi kegunaan)
1. Kredit Commercial

Kredit yang digunakan untuk keperluan bisnis/usaha, baik berupa modal kerja maupun investasi. Obyeknya ditetapkan ‘hanya’ pengusaha. Bentuk kredit ini ada dua macam: kredit rekening Koran (over draft) yang bisa ditarik lalu disetor kembali sesuai kebutuhan yang mana setiap akhir bulan debitur hanya perlu membayar bunga dari jumlah pinjaman yang terpakai, dan juga bentuk kredit angsuran pokok dan bunga.

a. Kredit Modal Kerja
Kredit modal kerja merupakan kredit yang digunakan untuk keperluan peningkatan produksi dalam operasionalnya, berhubungan dengan pengadaan maupun proses produksi sampai dengan barang tersebut dijual. Sistem pengembalian/pembayaran dalam kredit modal kerja ini biasa disebut dengan PRK(over draft) yang bisa ditarik lalu disetor kembali sesuai kebutuhan yang mana setiap akhir bulan debitur hanya perlu membayar bunga dari jumlah pinjaman yang terpakai.

b. Kredit Investasi
Kredit investasi merupakan kredit jangka panjang yang biasanya digunakan untuk keperluan perluasan usaha atau membangun proyek/pabrik baru atau untuk keperluan rehabilitasi, dimana masa pemakaian kredit tersebut periodenya relatif lebih lama(1-5 tahun , max 7 tahun) dan plafon yang diberikan relatif besar pula.Contohnya adalah membeli mesin, membangun pabrik. Sistem pengembalian/pembayaran dalam kredit investasi ini adalah sitem angsuran pokok dan bunga setiap bulannya.

2. Kredit Consumer

Kredit yang digunakan untuk dikonsumsi secara pribadi, seperti pembelian rumah, pembelian kendaraan pribadi, multiguna (biaya pendidikan, rumah sakit, dll), dengan obyeknya adalah pengusaha, profesional (spt dokter, notaris, dll) dan juga karyawan. Bentuk kredit consumer biasanya berupa kredit angsuran pokok plus bunga setiap bulannya. Bank-bank besar yang terkenal dengan kredit consumernya antara lain adalah Bank Niaga, Panin Bank, Permata Bank, BNI, BTN dan tentunya Bank Mandiri dan BCA. Dalam kredit consumer, Bank dapat membiayai rencana nasabah untuk KPR(beli rumah sekend/baru, takeover dari bank lain, pembelian tanah, renovasi/pembangunan rumah dan kredit serba guna dengan jaminan rumah) dan KPM(pembelian kendaraan baru/sekend). Umumnya, jangka waktu pinjaman realtif panjang antara 1 – 20 tahun dan besaran plafon relatif terbatas sampai dengan 5 milyar.

Tidak ada komentar: